Rabu, 05 Oktober 2011

Ciri-ciri, Unsur dan Teori Organisasi

Ciri-ciri Organisasi

Adapun ciri-ciri dari organisasi adalah :
- Adanya komponen ( atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

1. Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
2. Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
3. Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.

Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan dengan keberadaan organisasi itu. Diantaranya ádalah:

1. Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan
diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan
yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi
dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus
memenuhi aspirasi anggotanya.
2. Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat
sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan
informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat
organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.
3. Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta
tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.

Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.


 Unsur-Unsur Organisasi

Unsur - Unsur Organisasi :
1. Manusia (Man).
2. Kerjasama.
3. Tujuan Bersama.
4. Peralatan (Equipment).
5. Lingkungan.
6. Kekayaan alam.
7. Kerangka/Konstruksi mental
Secara garis besar organisasi mempunyai tiga unsur yaitu :
1. Manusia.
2. Kerjasama.
3. Tujuan bersama-sama.

Dari ketiga unsur tersebut saling terkait dan mempunyai satu kesatuan. dari berbagai macam teori organisasi yang di kemukakan oleh para ahli tidak ada satu pun yang memiliki kebenaran mutlak. dan antara teori organisasi yang satu dengan yang lain saling melengkapi.
Unsur-unsur Organisasi
Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsur-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut :
• Sebagai wadah atau tempat untuk bekerja sama.
• Proses kerja sama sedikitnya antara dua orang
• Jelas tugas dan kedudukannya masing-masing
• Ada tujuan tertentu
Secara ringkas unsur-unsur organisasi yang paling dasar adalah :
- Harus ada wadah atau tempatnya untuk bekerja sama.
- Harus ada orang-orang yang bekerja sama.
- Kedudukan dan tugas masing-masing orang harus jelas.
- Harus ada tujuan bersama yang mau dicapai.


2.3 TEORI ORGANISASI

Teori organisasi adalah studi tentang bagaimana organisasi menjalankan fungsinya dan bagaimana mereka mempengaruhi dan dipengaruhi oleh orang-orang yang bekerja di dalamnya ataupun masyarakat di lingkup kerja mereka.
Teori organisasi adalah suatu konsefsi, pandangan, tinjauan, ajaran, pendapat atau pendekatan tentang pemecahan masalah organisasi agar lebih berhasil dalam mencapai sasaran yang telah ditetapkan. Masalah adalah segala sesuatu yang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan.
Ada banyak masalah yang dihadapi organisasi (kompleks) dan memerlukan pemecahan tersendiri sehingga muncul berbagai kajian untuk lebih memahami efektivitas organisasi Teori organisasi Muncul pada abad 19 dilatarbelakangi oleh Revolusi Inggris dan lahirnya perusahaan raksasa di Amerika Serikat.

Evoluasi Teori Organisasi Terdiri atas :

 Teori Klasik Teori tipe organisasi (Birokrasi) oleh Max Weber (Sosiolog Jerman Teori
manajemen Ilmiah oleh Fredrick Winslow Taylor (AmerikaTeori ) administrative (prinsif-
prinsif organisasi) oleh Henry Fayol (Prancis).
 Teori Organisasi dan Manajemen Neo Klasik
 Teori modern
 Teori organisasi dan manajemen Jepang

5 Golongan Teori Organisasi Modern (Prajudi Atmosudirdjo):
 Teori organisasi klasik;
 Teori organisasi hubungan antar manusia
 Teori proses;
 Teori prilaku;
 Teori Sistema.

4 Macam Teori Organisasi (Amitai Etzioni) :
 Teori klasik (Scientific management);
 Aliran hubungan manusia (human relations);
 Sistem pendekatan struktural;
 Teori pembuatan keputusan
9 Macam Teori Organisasi (Wursanto, 2003:260-274)
 Teori organisasi klasik;
 Teori organisasi birokrasi;
 Teori organisasi human relations;
 Teori organisasi perilaku;
 Teori organisasi proses;
 Teori organisasi kepemimpinan;
 Teori organisasi fungsi;
 Teori organisasi pembuatan keputusan;
 Teori organisasi kontingensi.
8 Pendekatan Teori Organisasi (Harold Koontz dan Cyrill o’Donnell)
 Pendekatan pengalaman atau kasus (the empirical, or case approach);
 Pendekatan prilaku antar pribadi (the interpersonal behavior approach);
 Pendekatan perilaku kelompok (the group behavior approach);
 Pendekatan kerjasama sistem social (the cooperative social system approach);
 Pendekatan sistem teknik sosial (the sociotechnical system approach);
 Pendekatan teori keputusan (the decision theory-center approach);
 Pendekatan pusat komunikasi (the communication-center approach);
 Pendekatan operasi (the operational approach).



Teori Organisasi :

1. Teori Organisasi Klasik (Teori Tradisonal)
a. Teori Birokrasi.
b. Teori Administrasi.
c. Manajemen Ilmiah.


2. Teori Neoklasik (Teori hubungan antar manusiawi)
=>Menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan.


3. Teori Organisasi Modern
=> Semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan.

Arti Pentingnya Organisasi dan Metode

(Nancy Dixon, 1994) organisasi adalah kemampuan untuk memanfaatkan kapasitas mental dari semua anggotanya guna menciptakan sejenis proses yang akan menyempurnakan organisasi”
(Peter Senge, 1990) “Organisasi di mana orang-orangnya secara terus-menerus mengembangkan kapasitasnya guna menciptakan hasil yang benar-benar mereka inginkan, di manapola-pola berpikir baru dan berkembang dipupuk, di mana aspirasi kelompok diberikebebasan, dan di mana orang-orang secaraterus-menerus belajar mempelajari (learning to learn) sesuatu secarabersama”
(Burkydan Perry, 1998)Organissasiadalahsebuahkesatuan yang terdiridarisekelompok orang yang bertindaksecarabersama-samadalamrangkamencapaitujuanbersama.
1} Pengertian Organisasi
istilahorganisasiberasaldari kata organon/bahasayunani. Yang berartialat, tools. Desainorganisasi (organizational design) merupakan proses memilihdanmengimplementasikanstruktur yang terbaikuntukmengelolasumber-sumberuntukmencapaitujuan
Organisasiadalahsekelompok orang (duaataulebih) yang secara formal dipersatukandalamsuatukerjasamauntukmencapaitujuan yang telahditetapkan.
1. OrganisasiMenurut Stoner
Organisasiadalahsuatupolahubungan-hubungan yang melaluimana orang-orang di bawahpengarahanmanajermengejartujuanbersama.
2. Organisasi Menurut James D. Mooney
Organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
3. OrganisasiMenurut Chester I. Bernard
Organisasimerupakansuatusistemaktivitaskerjasama yang dilakukanolehdua orang ataulebih.
4. OrganisasiMenurut Prof. Dr. SondangSiagian
Organisasiadalahsetiapbentukpersekutuandua orang ataulebih yang bekerjasamauntuksuatutujuanbersamadanterikatsecara formal.
Manusia biasanya mengutaraka argumen-argumen menurut pendapatnya masing-masing, seperti hal nya pendapat mereka terhadap Organisasi, sehingga terjadi banyak pendapat, tetapi setelah ditelusuri sebab dan asalnya, sesungguhnya maksud dari pendapat mereka tidaklah jauh berbeda.
Masalah adalah segala sesuatu yang segala sesuatu yang ada hubungannya dengan kepentingan organisasi yang memerlukan pemecahan dan pengambilan keputusan.
a) Secara sederhana, organisasi adalah suatu kerjasama sekelompok orang untuk mencapai tujuan bersama yang diinginkan dan mau terlibat dengan peraturan yang ada.
b) organisasi ialah suatu wadah atau tempat untuk melakukan kegiatan bersama, agar dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan bersama.
Ciri-ciri organisasi ialah:
1) terdiri dari pada dua orang atau lebih,
2) ada kerjasama,
3) ada komunikasi antar satu anggota dengan yang lain
4) ada tujuan yang ingin dicapai.
Organisasi dapat dilihat dengan dua cara berbeda, yaitu:
1) organisasi sebagai suatu sistem terbuka yang terdiri atas sub-sistem yang saling berkaitan, dan memperoleh input untuk diolah yang berasal dari lingkungan serta menyalurkan output hasil pengolahan ke lingkungan kembali.
2) organisasi sebagai sekelompok orang yang berkerjasama untuk mencapai suatu tujuan bersama (Monir H. Thayeb).
Organisasi dapat diartikan dalam dua macam, yaitu:
1. Dalam arti statis, yaitu organisasi sebagai wadah tempat dimana kegiatan kerjasama dijalankan;
2. Dalam arti dinamis, yaitu organisasi sebagai suatu sistem proses interaksi antara orang-orang yang bekerjasama, baik formal maupun informal.
2} Manajemen Organisasi
Secara khusus ilmu manajemen didefinisikan sebagai yang mempelajari bagaimana cara menapai tujuan, fungsi apa saja yang harus dilakukan dengan menggunakan alat, tenaga orang, ide, dan system secara efektif dan efisien.
Manajemen, sebagai komponen dari administrasi dapat di tinjau dari tiga segi :
oKepemimpinan, tidak dimaksudkan melakukan sendiri kegiatan-kegiatan operasional akan tetapi menjamin orang lain mengerjakan hal-hal yang sesuai dengan kebijaksanaan, keputusan, dan pedoman yang telah diberikan. kepemimpinan mempunyai dua atribut menurut Mellit yaitu personal dan institusional, Atribut – atribut personal kepemimpinan mencakup intelegensi, keberanian, integritas kekuatan, kesiapan fisik, determinasi, ketekunan, kerja keras, kecerdikan dan bahkan terkadang kebingisan, Sedangkan atribut institusional kepemimpinan mencakup status, kekayaan, posisi, dan kolega atau teman yang mampu, kesempatan atau peluang yang khusus, suatu hubungan tertentu antara harapan atau aspirasi rakyat dengan penampilan kepemimpinan dan lain – lain. Atribut –atribut kepemimpinan, baik personal atau institusional akan sangat menentukan efektif tidaknya kepemimpinan. Dengan demikian seorang pemimpin memang di tuntut mempunyai berbagai kelebihan dari yang dipinpin, seperti keunggulan emosional, keunggulan kecerdasan, keunggulan ketrampilan, keunggulan fisik, kekayaan dan lain sebagainya.
oPengambilan keputusan, kesuksesan seorang pemimpin bukan hanya dilihat dari banyaknya jabatan atau pangkat saja. Tetapi yang lebih penting lagi adalah bagaimana ia memanage organisasi, bersikap dan mengambil keputusan secara cermat, cerdas, dan cepat. Analisa yang dapat digunakan dalam decition making adalah menggunakan instrument analisa SWOT (Strength/kekuatan, Weakness/kelemahan oprtunity/peluang, Treats/ancaman)
oHuman Relation, hasil dari kebulatan keputusan tadi pada proses tindak lanjutnya sebaiknya berpijak pada unsur kemanusiaan dan jika digerakkan dengan tepat maka akan menjadi efisien dan jika tidak demikian maka terkadang manusia justru akan menjadi unsur perusak rencana (Destroyer of Planning).
Secara sederhana organisasi sendiri dapat diberi pengertian sebagai suatu system yang saling berpengaruh antar orang dalam kelompok yang bekerjasama dalam mencapai tujuan bersama. Lengkapnya dapat dinyatakan sebagai suatu kesatuan sosial dari sekelompok manusia yang saling berinteraksi menurut pola tertentu, sehingga setiap anggotanya memiliki fungsi dan tugas masing-masing, utamanya lagi kesatuan tersebut mampunyai batas-batas yang jelas sehingga dapat dipisahkan secara tegas dari lingkungannya (Lubis dan Martin,1989).
3} Manajemen Tata Kerja
Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk :
a) Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
b) Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
c) Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.
Jadi hubungan antara manajemen dan tat kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai factor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
4} Manajemen, Organisasi Dan tata Kerja
Manajemen merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manajer) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain, waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.
Pengertian dari oranisasi adalah satu jenis wadah di masyarakat yang dibuat bersama oleh beberapa oarang dengan tujuan dapat memperoleh efesiensi kerja tertentu semaximal mungkin.
Dari uraian di atas dapat dirumuskan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia.Yang dapat di lihat arti dari gabungan kedua kata tersebut, adanya hubungan timbal balik antara kegiatan, kerjasama di satu pihak dengantujuan di pihak lain. Dan untuk mencapai tujuan max di butuhkan tenaga besar maka di bentuklah suatu organisasi Yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerja sama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsidari organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan .
tata kerja bisa di sebut juga metode adalah satu cara bagaimana agar kita dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan secara tepat sehingga proses kegiatan manajemen pun dapat di laksanakan dengan tepat.Oleh karna itu dapat di katakana hubungan antara manajemen dan tata kerja seperti berikut:
Manajemen :Menjelaskanperlunyaada proses kegiatanpendayagunaansumber-sumbersertawaktusebagaifaktor-faktor yang diperlukanuntukpelaksanaankegiatan demi tercapainyasuatutujuan.
Tata Kerja :Menjelaskanbagaimana proses kegiatanituharusdilaksanakansesuaidengansumber-sumber yang adadanwaktu yang tersedia.
Sedangkan hubungan antara menejemen,organisasi dan tata kerja sendiri sebagai berikut :
  • Manajemen : proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia satu sama lain
  • organisasi : alat bagi pencapaian tujuan dan alat bagi pengelompokkan kerja sama
  • Tata Kerja : pola cara-cara bagaimana kegiatan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien
Hubungan dari ketiga kata tersebut adalah sama-sama mengarah pada keinginan mencapai suatu tujuan

Selasa, 14 Juni 2011

Tugas Kelompok

SOAL BAHASA INDONESIA 2 YANG HARUS DIUPLOAD (BULAN TUGAS BULAN APRIL)
Kerjakan soal berikut dalam kelompok (maksimal 3 orang). Setelah selesai tugas harus diupload di student site masing-masing.

1.      Dalam urutan sebab-akibat, penulis memulai proses kreatif menulis  dengan  membicarakan permasalahan yang menyebabkan terjadinya masalah yang lain. Jelaskan pernyataan tersebut!
Jawab :

a.      Dapat diketahui dalam penulisan hubungan sebab-akibat memiliki keterkaitan antara permasalahan-permasalahan yang dibuat dengan akibat yang di timbulkan .  
b.      Pada awal paragraf penulis memulai dengan mengemukakan fakta khusus yang menjadi sebab, dan sampai pada simpulan yang menjadi akibat
c.       contoh :
Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon di hutan sebagi penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa ini tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan pertaniannya. Oleh karena itu, tidak mengherankan panen di desa ini selalu gagal


2.      Deskripsi merupakan sebuah karangan yang mengajak pembacanya untuk dapat mendengar, melihat dan merasakan secara langsung. Jelaskan pengertian deskripsi dan uraiakan pernyataan di atas disertai contoh yang jelas!
Jawab :
a.      Paragraf deskripsi adalah paragraf yang menggambarkan sesuatu dengan jelas dan terperinci. Paragraf deskrispi bertujuan melukiskan atau memberikan gambaran terhadap sesuatu dengan sejelas-jelasnya sehingga pembaca seolah-olah dapat melihat, mendengar, membaca, atau merasakan hal yang dideskripsikan.
Contoh : keadaan banjir, suasana di pasar

b.      Contoh : Kamar itu, menurut penglihatan saya, sangatlah besar dan bagus. Sebuah tempat tidur besi besar dengan kasur, bantal, guling, dan kelambu yang serba putih, berenda dan berbunga putih, berada di kamar dekat dinding sebelah utara. Kemudian, satu cermin oval besar tergantung di dinding selatan. Di kamar itu juga ada lemari pakaian yang amat besar terbuat dari kayu jati. Lemari kokoh itu tepat berada di samping pintu kamar

3.      Dalam bab pertama pendahuluan dari sebuah laporan meliputi perumusan masalah yang hendak dipaparkan dalam laporan. Buatlah ide penelitian dan tulis perumusan masalah secara jelas.

  1. Ide Penelitian
Penjual dalam hal ini petani kecil dan nelayan kecil pada umumnya memiliki
keterbatasan dalam mengendalikan hasil panen dan mengakses pasar. Peningkatan
nilai tambah bagi komoditas pangan masih sangat terbatas. Kalaupun ada,
keuntungan yang didapatkan penjual sangat sedikit dibandingkan perolehan pelaku
rantai pemasaran yang lain. Hal ini bisa dikatakan bahwa semakin panjang rantai
pemasaran maka akan semakin sulit memperoleh harga dan pendapatan yang lebih baik bagi petani dan nelayan. Keadaan geografis Provinsi Maluku Utara yang terdiri dari pulau-pulau menambah semakin sulit pihak petani dan nelayan dalam memberi informasi hasil komoditasnya kepada pembeli dengan harga yang kompetitif. Para pedagang pengumpul biasanya mendatangi petani dan nelayan dengan memberikan peanawaran harga yang lebih rendah dibandingkan harga yang ditawarkan dari agen pengumpul. Petani dan nelayan mau tidak mau harus melepaskan hasil komoditasnya kepada pedagang pengumpul karena ketidakmampuannya memberikan informasi kepadaagen pengumpul secara langsung karena lokasi yang sulit dijangkau.

Berkembangnya teknologi telekomunikasi hingga saat ini, telah mempengaruhi
berbagai sendi kehidupan sehingga membuat aktivitas berkomunikasi masyarakatsemakin maju. Pengaruh yang ditimbulkan antara lain mulai dari keinginan berkomunikasi dengan mudah, akses semua informasi yang ada dan sebagainya. Salah satu contoh teknologi yang berkembang adalah Short Message Service (SMS), di mana informasi dapat dikirim dan diterima dengan mudah dan cepat. J2ME atau Java2 Micro Edition adalah sebuah teknologi yang telah banyak
digunakan dalam pengembangan aplikasi pada perangkat bergerak dewasa ini, mulai dari aplikasi yang berupa permainan sampai dengan aplikasi pendukung terhadap aplikasi yang lebih besar seperti aplikasi enterprise. Aplikasi ini dapat hadir dan siap membantu pengguna dalam menjalankan bisnisnya di mana dan kapan saja selama perangkat pendukungnya dapat berfungsi dengan baik, pemikiran bahwa dunia seakan-akan telah berada dalam genggaman benar-benar telah terjadi. Penggabungan pemanfaatan teknologi SMS dan J2ME secara bersamaan diharapkan dapat membantu petani dan nelayan kecil dalam menginformasikan hasil komoditasnya dengan cepat dan tepat sehingga akan memberikan harga kompetitif terhadap hasil komoditas pangan melalui mekanisme pelelangan.
  1. Perumusan Masalah
Permasalahan yang akan diselesaikan dalam penelitian ini adalah
memanfaatkan teknologi SMS sebagai media yang akan digunakan untuk mengirimpesan informasi hasil pangan dari penjual ke agen pengumpul dan teknologi J2ME untuk mengelola pesan pada sisi agen.


Selesaikan soal silogisme di bawah ini :

4.  a. Premis My : Semua negara di Asia Tenggara yang sedang berkembang tergabung   dalam ASEAN
Premis Mn  : Indonesia merupakan salah satu negara yang berkembang di Asia
Jawab :
1.      Indonesia tergabung dalam ASEAN ( Tidak bisa ditarik kesimpulan)

     b. My : Beberapa nelayan memiliki perahu bermotor
  Mn : Beberapa tengkulak memiliki perahu bermotor

Kesimpulan yang dapat diambil dari premis diatas adalah……
1.      Nelayan dan tengkulak sama-sama memiliki perahu bermotor ( Tidak bisa ditarik kesimpulan)

5
  1. Karena kakak mengidap penyakit maag, maka kakak tidak boleh makan makanan yang asam.
  2. Karena mengidap penyakit lever, ayah tidak boleh makan hidangan yang berlemak.
Jelaskan pernyataan kalimat di atas dalam konsep berpikir induktif!

  1. kalimat  diatas dimulai mengemukakan hal-hal yang khusus (Karena kakak mengidap penyakit maag)kemudian diakhiri dengan kesimpulan yang umum(maka kakak tidak boleh makan makanan yang asam). Gagasan utama terletak pada akhir kalimat .
  2. Ciri-ciri Paragraf Induktif
    - Terlebih dahulu menyebutkan peristiwa-peristiwa khusus
    - Kemudian, menarik kesimpulan berdasarkan peristiwa-peristiwa khusus
    - Kesimpulan terdapat di akhir paragraf
    - Menemukan Kalimat Utama, Gagasan Utama, Kalimat Penjelas
    Kalimat utama paragraf induktif terletak di akhir paragraf
    - Gagasan Utama terdapat pada kalimat utama
    - Kalimat penjelas terletak sebelum kalimat utama, yakni yang mengungkapkan peristiwa-peristiwa khusus
    - Kalimat penjelas merupakan kalimat yang mendukung gagasan utama

6.  Misalnya Anda mengemukakan gagasan bahwa tinggal di daerah kumuh tidak baik bagi kesehatan. Gagasan yang dilengkapi dengan keterangan dan informasi ini menggunakan metode  induktif.
Rancang latar belakang, lingkup permasalahan dan  tujuan penelitian pada ide tersebut!
  1. Latar Belakang
Kesadaran masyarakat yang kurang mengenai kebersihan, kesehatan serta kurang tanggap nya pemerintah dalam melihat perkembangan penduduk
Kurangnya komitmen pemerintah dalam membangun tata kota yang baik
  1. Lingkup permasalah
Timbulnya berbagai macam penyakit diakibatkan kesadaran masyarakat yang kurang bagaimana menjaga lingkungannya
  1. Tujuan Penelitian
Sosialisasi kebijakan pemerintah kota terkait dengan program menjaga lingkungan sekitar serta penataan kembali permukiman kumuh perlu lebih digalakkan dengan melibatkan kelompok masyarakat di permukiman kumuh.

7. Identifikasi kesalahan pada pernyataan di bawah ini dalam konsep berpikir deduktif!
a.   Semua pelaku kejahatan adalah korban rumah tangga yang
b.  Saya tidak pandai berenang. Hampir semua anggota keluarga saya tidak dapat berenang.

Jawab :
  1. Dalam konsep berpikir deduktif dapat kita ketahui bahwa berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus. Kalimat utama di awal dan diikuti kalimat penjelas. Kesalahan pernyataan diatas
( pada awal kalimat menerangkan hal yang bersifa khusus terlebih dahulu)
  1. Tidak ada keterkaitan antara kalimat diatas dengan konsep berpikir deduktif

Karangan Argumentasi

Maraknya Facebook di Indonesia

Facebook, tak asing lagi rasanya mendengar kata itu. Tentu saja, bagaimana tidak? Sudah lama sekali Facebook masuk dalam kehidupan di bumi ini. Facebook secara cepat dapat menggantikan posisi Friendster. Hampir sebagian besar pengguna Friendster (Fs) saat ini berganti dan beralih ke Facebook (FB). Ada apa gerangan dengan semua ini?

Facebook merupakan sebuah website yang berbasis jaringan sosial. Menurut pengamatan, ternyata FB memberikan fasilitas yang cukup banyak bagi penggunanya. Di samping fasilitas yang didapat, pengguna diberi kemudahan dalam mengakses, dan kemudahan chating secara online dengan teman.

Di Indonesia, sekarang ini sedang heboh – hebohnya mengenai Facebook. Tak hanya kalangan remaja saja, anak SD bahkan orang tua pun tak sedikit yang gila facebook. Begitu cepatnya Facebook menarik perhatian masyarakat. Bahkan, sekarang ini, tak punya Facebook bisa dibilang tidak gaul.

Menurut saya, Facebook memiliki dampak positif dan negatif dalam kehidupan. Positifnya, facebook merupakan salah satu sarana untuk mengetahui dan mempelajari perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat kita tidak “gaptek” isttilahnya.

Namun dilihat dari sisi negatifnya, bagi saya facebook lebih banyak merugikan. Bagaimana tidak? Sebagai seorang pelajar, yang tentunya mempunyai kewajiban untuk belajar, Facebook sangat mengganggu terhadap pelajaran saya, baik waktu maupun konsentrasi untuk belajar. Hampir setiap hari orang-orang buka facebook, hanya sekedar update status ataupun chatingan, dan banyak lagi. Dan itu hanya buang-buang waktu saja, padahal masih banyak yang lebih penting yang harus dikerjakan. Namun entah kenapa, facebook seakan menyihir para penggunanya. Siapa sih sekarang yang tidak tahu Facebook?

Belakangan ini, di masyarakat banyak kasus yang terjadi akibat Facebook. Contohnya saja, kasus anak-anak perempuan yang di culik, akibat berkenalan dengan orang asing di facebook. Ada pula yang melakukan penipuan melalui Facebook. Status Facebook yang mungkinkata-katanya tidak tepat saja, bias menjadi masalah. Jadi sebenarnya Facebook itu penting atu tidak ?

Karangan Deskriptif

Peladen/Server


Peladen (dikenal luas sebagai Server) adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagaisistem operasi jaringan atau network operating system. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau alat pencetak (printer), dan memberikan akses kepada workstation anggota jaringan.
Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam service yang menggunakan arsitektur klien/server. Contoh dari service ini adalahDHCP Server, Mail Server, HTTP Server, FTP Server, DNS Server dan lain sebagainya. Setiap sistem operasi server umumnya membundel layanan-layanan tersebut atau layanan tersebut juga dapat diperoleh dari pihak ketiga. Setiap layanan tersebut akan merespons terhadap request dari klien. Sebagai contoh, klien DHCP akan memberikan request kepada server yang menjalankan service DHCP server; ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan perintah/request kepada server, dengan bahasa yang dipahami oleh server DHCP, yakni protokol DHCP itu sendiri.
Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU/Linux.
Server biasanya terhubung dengan client dengan kabel UTP dan sebuah Network Card. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA.
Dilihat dari fungsinya, server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis, seperti: server aplikasi (application server), server data (data server) maupun server proxy (proxy server). Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh client, server data sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan client secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi. Server proxy berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proxy. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer client ke Internet.

Minggu, 12 Juni 2011

TUGAS BHS INDONESIA BULAN JUNI


  1. 1.      GOOGLE: KORPUS RAKSASA SANDING KATA DALAM PEMELAJARAN DAN PENGAJARAN BIPA
    1. 1). Gagasan – gagasan Dasar
Makalah Google: Korpus Raksasa Sanding Kata Dalam Pemelajaran Dan Pengajaran Bipa memiliki beberapa gagasan dasar yaitu :
-     Penerapan teknologi informasi dalam pembelajaran BIPA;
-     Peningkatan efektifitas penemuan kata sanding bagi pemelajar BIPA;
-     Penggunaan Google sebagi Korpus Raksasa Sanding kata.
2). Analisis Pengungkapan Gagasan :
Dalam mengungkapkan gagasan penulis menggunakan bentuk eksposisi dengan gaya bahasa informal(bahasa popular), namun terdapat beberapa kalimat tidak baku, dan kalimat yang kurang efektif, sehingga banyak pengulangan kata dalam makalah tersebut. Alur pikir penulis dapat diikuti dan dimengerti oleh pembaca. Namun, penulis menggunakan beberapa kata yang kurang umum bagi pembaca awam seperti : pemelajar, berterima, pejanan dan simpulan. Berikut beberapa contoh kalimat tidak baku, dan kalimat yang kurang efektif dalam makalah dimaksud :
Kalimat tidak baku     : “Penggunaan mesin pencari Google dapat menyiapkan pemelajar BIPA dengan informasi mengenai calon sanding kata yang dapat dipilih”.
Mungkin akan lebih baik jika kalimatnya menjadi :
“Penggunaan mesin pencari Google dapat membantu pemelajar BIPA mencari informasi calon kata sanding yang dapat dipilih”.
Kalimat kurang efektif  : “Hasil pencarian dengan hasil angka terbanyak menyarankan bahwa sanding kata tersebut kemungkinan besar dapat bersanding secara wajar”.
Kalimat tersebut menjadi sulit untuk dipahami.
Mungkin akan lebih baik jika kalimatnya menjadi :
“Hasil pencarian dengan angka terbanyak dapat memberikan kemungkinan kata sending yang dapat digunakan dengan wajar”.
  1.  Analisis Laporan/Makalah :
1.)    Bahasa yang digunakan dalam makalah ini adalah bahasa popular yang menggunakan kalimat tidak efektif dan kalimat tidak baku seperti yang terdapat dalam simpulan dan saran.
2.)    Dalam makalah ini, pendahuluan sudah menjabarkan secara detail masalah yang akan dibahas dalam makalah tersebut. Terdapat kelengkapan dan kesesuaian bagian inti dengan pendahuluan. Pada bagian penutup dijelaskan solusi bagi masalah yang disampaikan pada bagian pendahuluan sehingga terdapat kesesuaian antara pendahuluan dengan penutup.
3.)    Teknik penulisan laporan ini tidak sesuai dengan kaidah, yaitu tidak terdapat penomoran judul dan sub sub judul serta penanda peringkat – peringkatnya. Selain itu, penulis tidak memeberikan nomor dan keterangan pada gambar yang disajikan. Rujukan dan daftar pustaka telah dituliskan dengan tepat.
4.)    Opini saya : “Penggunaan Google memang dapat membantu pemelajar BIPA dalam mencari kata sanding yang tepat dalam merangkai suatu kalimat yang wajar, namun hal ini masih perlu di kembangkan dengan kebakuan penggunaan kata, sehingga selain diperioleh kata yang wajar juga diperoleh kata yang baku dan sesuai kaidah Bahasa Indonesia”.
  1. 2.      SUATU MODEL KAIDAH PEMENGGALAN SUKU PERTAMA PADA KATA BAHASA INDONESIA: KASUS PADA HURUF AWAL B
    1. 1). Gagasan – gagasan Dasar
Gagasan Dasar yang disampaikan dalam Laporan ini adalah Penggunaan Komputer sebagai alat penerjemah.
2). Analisis Pengungkapan Gagasan :
Dalam mengungkapkan gagasan penulis menggunakan bentuk disposisi.
  1. Analisis Laporan/Makalah
1.)    Bahasa yang digunakan dalam makalah ini adalah bahasa ilmiah. Penulis menjelaskan secara detail latar belakang penelitian dengan menggunakan bahasa ilmiah yang mengacu ke beberapa referensi yang jelas. Masalah, tujuan, isi dan penutup dipaparkan dengan bahasa ilmiah.
2.)    Pendahuluan makalah ini telah mencakup latar belakang, masalah dan tujuan sebagai berikut :
“Penelitian ini akan membahas pengenalan kata. Pengenalan kata demikian berguna pada olah kata (wordprocessing) di dalam komputer. Melalui kaidah tertentu, pengenalan kata ini dapat digunakan untuk pemeriksaan betul-tidaknya ejaan dan bahkan lebih jauh lagi sampai ke pemeriksaan betul-tidaknya tata bahasa. Diharapkan hasil penelitian ini dapat diteruskan dan digunakan untuk penelitian lebih lanjut seperti penelitian stemmer dengan pemenggalan kata sehingga tidak terjadi overstemming atau understemming. Pemenggalan kata dapat memberikan informasi tempat bagian kata tersebut dipotong.”
Bagian inti menjelaskan lebih detail masalah yang telah disebutkan pada bagian pendahuluan dan memberikan teori penyelesaiannya, sehingga terdapat kelengkapan dan kesesuaian bagian inti dan pendahuluan.
Bagian Penutup tidak lengkap, tidak terdapat rangkuman hasil pembahasan dan saran. Penulis tidak menjelaskan bagaimana penelitian ini dapat menjawab tujuan dan masalah yang telah dipaparkan pada bagian pendahuluan sehingga tidak terdapat kelengkapan dan kesesuaian bagian penutup dan pendahuluan.
3.)    Teknik penulisan yang digunakan dalam makalah ini hampir benar. Beberapa kesalahan yang ada dalam makalah ini yaitu, penulisan judul abstrak seharusnya ditengah, penulisan keterangan tabel seharusnya sejajar dengan tabel(rata kiri).
Penulisan Rujukan/daftar pustaka sudah sesuai dengan kaidah yang berlaku.
Opini saya : Penulis tidak mengerucutkan masalah yang akan dibahas pada makalah dalam bagian pendahuluan, namun justru memaparkan teori. Hal ini menyulitkan pembaca mengaitkan latar belakang maslah dan pembahasan. Isi pembahasan yang dipaparkan penulispun terpotong – potong dan bukan merupakan rangkaian yang utuh. Sehingga dibagian penutup kesimpulan yang dihasilkan tidak dapat menjawab masalah yang disampaikan (tidak terdapat solusi). Penyampaian abstrak dalam bahasa asing juga menyulitkan pembaca, dan akan lebih baik jika abstrak ditulis dalam dua bahasa.